Model Pelayanan Pendidikan Inklusi Di Madrasah: Studi Kasus Di Madrasah Ibtidaiyah Ibtidaul Falah Dawe-Kudus

Sulthon Sulthon

Abstract


Abstrak

Pendidikan inklusi sebagai layanan pendidikan yang menerima anak disabilitas bersama dengan anak normal di sekolah biasa dalam perjalannya masih banyak mengalami hambatan, baik terkait dengan kekurang siapanya guru, sekolah,dan masyarakat. Dalam rangka memberikan layanan pendidikan yang merata dan adil bagi anak disabilitas, maka perlu dipikirkan untuk membangun pendidikan inklusi di madrasah. Untuk itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk melihat bagaimana pelaksanaan inklusi di madrasah dan bagaimana model pendidikan inklusi di madrasah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) madrasah ini telah melaksanakan pembelajaran inklusi bagi siswa disabilitas, karena secara legal formal belum memiliki ijin operasional dari Dinas Pendidikan ataupun dari Kementerian Agama, maka dikatakan sebagai rintisan madrasah inklusi; 2) Model madrasah inklusi ini menggunakan model “pullout” yaitu anak disabilitas belajar bersama temannya di kelas regular dalam kelompok khusus, dan dalam waktu-waktu tertentu ditarik dari kelas regular ke ruang sumber untuk belajar dengan guru pembimbing khusus. Hal ini didasarkan pada pertimbangan: 1) anak disabilitas di madrasah ini termasuk anak lambat belajar; 2) memiliki kesulitan dalam belajar pada mata pelajaran tertentu sehingga perlu penanganan pembimbing khusus; 3) pada pelajaran yang  lainnya anak disabilitas ini masih bisa selesai pada kelas biasa.  

 

 


Keywords


Pendidikan Inklusi; Disabilitas; Madrasah Ibtidaiyah

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Abdurrahman M. (2002) Landasan Pendidikan Inklusi dan Implikasinya dalam Penyelenggaraan LPTK, Makalah dalam Pelatihan Buku ajar bagi Dosen Jurusan PLB, Yogyakarta: 26 Agustus, 2002.

Al-Qur’an dan terjemah. (2008). Surabaya: Duta Ilmu

Amka. (2017). Implementasi Pendidikan Karakter Inklusi Bagi Anak Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Reguler, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Madrosatuna: Journal of Islamic Elementary School, 1 (1): 1-12.

Ancok Dj. & Suroso FN. (1994). Psikologi Islami, Yogyakarta:Pustaka Pelajar.

An Efa Flagship. (2004). The Rights to Education for Persons with Disabilities: towards Inclusion, (Online), (http://unesdoc.unesco.org/education_for_all_ (efa_america)_inclusion.pdf, diakses 01 Nopember 2011.

Anjarsari AD. & Sulthoni ME. (2015). Penyelenggaraan Pendidikan Inklusi Pada Jenjang SD, SMP, DAN SMA di Kabupaten Sidoarjo, Jurnal Pendidikan Luar Biasa FIP Universitas Negeri Malang 2015

Baker, ET. et. All. (1995)The Effects of Inclusion on Learning,Education Leadership

Direktorat Pendidikan Luar Biasa, (2004). Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Terpadu (Jakarta: Dirjen Didakmen).

Fahruddin HS. (1985). Membentuk Moral Bimbingan Al-Qur’an , Jakarta: Bina Aksara.

Fitria R. (2012). E-JUPEKhu 1 (1) Januari 2012 http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu

Hasan bin Ali Al-Hijazy. (tt). Manhaj Tarbiyah Ibnu Qoyyim.

Haryono, Syaifudin A, dan Widiastuti S. (2015). Evaluasi Pendidikan Inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Penelitian Pendidikan. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Semarang, 32 (2):119-129.

Junnanto S., Kusna NAS. 2018. Evaluasi Program Pembelajaran di PAUD Inklusi dengan Model Context, Input, Process, and Product (CIPP, INKLUSI: Journal of Disability Studies, Vol. V, No. 2, Juli-Desember 2018. IAIN Surakarta.

Mukaffa Z. Taufik, & Huda MN. (2017). Pengembangan Model Madrasah Inklusif

(Studi Atas Kesiapan Dan Model Pengembangan Kurikulum Madrasah Inklusif Mi Al-Hidayah, Margorejo Surabaya, Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam. UIN Sunan Ampel Surabaya. 12 (1):1

O’Neil J.(1994/1995).Can inclusion work.A Conversation With James Kauffman and Mara Sapon-Shevin. Educational Leadership. 52(4) 7-11.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 70 Tahun 2009 tentang pendidikan inklusif bagi peserta didik yang memiliki kelainan dan memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa.

Pratiwi JC. (2015). Sekolah Inklusi Untuk Anak Berkebutuhan Khusus: Tanggapan Terhadap Tantangan Kedepannya. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan “Meretas Sukses Publikasi Ilmiah Bidang Pendidikan Jurnal Bereputasi”, Kerjasama Program Studi S-3 Ilmu Pendidikan, Program Studi S-2 Pendidikan Luar Biasa Universitas Sebelas Maret Surakarta dan ISPI Wilayah Jawa Tengah, Surakarta, 21 November 2015.

Rencana Strategis Depdiknas 2010-2014. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Sari EP. & Nuryoto S.(2002). Penerimaan Diri Pada Lanjut Usia Ditinjau Dari Kematangan Emosi, Jurnal Psikologi, Universitas Gadjah Mada 2002, NO. (2): 73 – 88, ISSN : 0215 – 8884.

Sholikhah RM. (2016). Pendidikan Inklusif di Kementerian Agama (Studi di Madrasah Ibtidaiyah Ma,arif Giriloyo 2 dan Madrasah Ibtidaiyah YAPPI Balong), tesis. tt.,Pascasarjana Universitas Islam Negeri Yogyakarta.

Shopyatun AR. & Rasido I. (2013). Pengembangan Bahan AjarAnak Berkebutuhankhusus untuk Pendidikan Inklusi bagi Mahasiswa Program Studi PG/PAUD FKIP Universitas Tadulako, Tri Sentra Jurnal Ilmu Pendidikan 2 (4)

Soma S. & Hajaruddin, (2000). Menanggulangi Remaja Kriminal Islam Sebagai lternatif, Bandung: Nuansa.

Sue Stubbs. (2002). Pendidikan Inklusif: Ketika Hanya Ada Sedikit Sumber. Judul asli: Inclusif Education: Where There Are Few Resources. Dialihbahsakan oleh: Susi Septaviana. Bandung: Jurusan Pendidikan Luar Biasa UPI.

Sugiyono. (2010), Metode Penelitian Pendidikan, Bandung , Alfabeta.

Surat Edaran Dirjen Dikdasmen Nomor 380/C.C6/MN/2003 tanggal 20 Januari 2003 tentang pendidikan inklusif

Skjorten, M. (2003). Menuju Inklusi dan Pengayaan, (Online),(http://www.idp-europe.org/indonesia/buku-inklusi-14k, diakses 02 Nopember 2011.

Sopan-Shevin M. (1995). Why Gifted students Belong in the Inclusive Schools, Educational Leadership.

Stoub D & Peck C.a (1995) What are the outcame for non disable Student?, educational leadership.

Stubbs, Sue. (2002). Pendidikan Inklusif (Ketika Hanya Ada Sedikit Sumber). Bandung: UPI.

Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

UNESCO. (1994). Penyataan Salamanca dan Kerangka Aksi

Mengenai Pendidikan Kebutuhan Khusus, (Online), (http://www.idp-europe.org/indonesia/docs/SALAMANCA_indo.pdf, diakses 02 Nopember 2011.

https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2017/02/sekolah-inklusi-dan-pembangunan-slb-dukung-pendidikan-inklusi




DOI: https://doi.org/10.14421/al-bidayah.v10i2.161

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


License URL: https://jurnal.albidayah.id/index.php/home/index

ISSN: 2549-3388 

Creative Commons License

This work for Jurnal Al Bidayah is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License