Peran Sertifikasi Pendidik dalam Meningkatkan Kualitas Proses Pembelajaran IPA SD di Kabupaten Magelang

Fatonah Siti

Abstract


Penelitian ini dilakukan untuk melihat apakah sertifikasi pendidik dapat meningkatkan kualitas pendidikan, atau meningkatkan kesejahteraan guru saja. Penelitian dilakukan di tiga SD di kecamatan Mungkid, Magelang, Jawa Tengah. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa metode yang digunakan guru dalam proses pembelajaran sebelum dan sesudah sertifikasi mengalami perubahan. Pasca sertifikasi metode yang digunakan lebih bervariasi. Perubahan ini terfadi karena guru tersebut memperoleh pengetahuan bermacam-macam metode pembelajaran tersebut pada saat PLPG (Pendidikan dan Latihan Profesi Gum). Pendekatan yang digunakan guru pada pembelajaran IPA juga mengalami perubahan. Sebelum bersertifikat menggunakan pendekatan konsep, dan sesusah bersertifikat menggunakan pendekatan ketrampilan proses, dan inkuiri ilmiah untuk menumbuhkan kemampuan berpikir, bekerja dan bersikap ilmiah. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi, sertifikasi selain meningkatkan kesejahteraan guru juga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPA.

Keywords


sertifikasi, kualitas, pembelajaran IPA

Full Text:

PDF

References


Amien, Mohammad, Hakikat Sains, FMIPA UNY Muhamad Muhammad, Kiat Menjadi Guru Profesional, Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2008.

Anonim, Kurikulum Pendidikan Dasar: IPA-SD, Jakarta: Depdiknas, 2006.

Crow and Crow, Pengantar Ilmu Pendidikan, Yogyakarta: Rake Sarasin, 1994.

Darwis AS, Teori dan Praktek Pengajaran, Semarang: IKIP Semarang Press, 1979.

Fajar, Arnie, Peranan Sertifikasi Guru dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru, Dalam Makalah Seminar Nasional Sosialisasi Sertifikasi Guru dalam memaknai UU No, 14 Tahun 2005, Bandung: Disdik Jawa Barat, 2006,

http://mediaindonesia.com/index,php?ar_id= NDMOjY =,diakses7Juni 2013.

Ibrahim, Nurdin, Hubungan Tempat Tutorial Tatap Muka dengan Hasil Belajar Siswa SLTP Terbuka, www,pustekom,go,id, 2003.

INyoman S,D, Ilmu Pengajaran: Taksonomi Variabel, Jakarta: Ditjend Dikti Depdiknas, La Maronta Galib, 2005, Pendekatan Sains-Teknologi Masyarakat dalam Pembelajaran Sains di Sekolah, www.depdiknas.com, 1989.

Komara, Endang, Peran Sertivikasi dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru, 2009.

Mayke S Tejasaputra, Bermain, Mainan, dan Permainan, Jakarta: Grasindo, 2001.

Mudlofier, Teknologi Instruksional, Bandung: Remaja Rosda Karya, 1990.

Pikiran Rakyat, 6 Oktober 2006.

Rustaman, Nuryani Y, Strategi Belajar Mengajar Biologi, Bandung: Jurusan Pendidikan Biologi Fakultas MIPA UPI, 2003.

Sagala, Syaiful, Konsep dan Makna Pembelajaran, Bandung: Alfabeta, 2003.

Samani, Muclas dkk, Mengenai Sertifikasi Guru di Indonesia, Surabaya: SIC, 2006.

Sanjaya,Wina, Pembelajaran dalam lmpelementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi, Jakarta: Prenada Media, 2005.

Semiawan, Conny, Belajar dan Pembelajaran dalam Taraf Usia Dini (Pendidikan Pra Sekolah dan Sekolah Dasar) Jakarta: PT Prenallindo, 2002.

Syaiful Bahri Djamaroh dan Aswan Zain, Strategi Belajar Mengajar, Jakarta: Rineka Cipta, 1997.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru Dan Dosen, Jakarta: Eka Jaya, 2006.

Zulkifli L, Psikologi Perkembangan, Bandung: Remaja Rosda Karya, 2005.




DOI: https://doi.org/10.14421/al-bidayah.v6i2.152

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


License URL: https://jurnal.albidayah.id/index.php/home/index

ISSN: 2549-3388 

Creative Commons License

This work for Jurnal Al Bidayah is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License