Pentingnya Konsep Dasar Sains Pada Pendidikan Tingkat SD/MI dalam Mengejar Kemajuan Teknologi

Hidayat Panji

Abstract


Selama ini Indonesia hanya menjadi pangsa pasar komoditi produk teknologi dari negara lain, padahal Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah. Kenyataan pahit ini dapat dilihat dari eksploitasi kekayaan alam yang dikelola pihak asing. Selain itu budaya konsumerisme yang melanda anak bangs a semakin kronis, masyarakat bangga menggunakan produk teknologi bangs a lain. Seharusnya mulai konsep-konsep dasar sains. Meskipun ide ini dirasa sudah terlambat, namun akan menjadi terobosan dalam merintis produk teknologi. Bangsa ini bisa menjadi bangsa besar dengan mengaktifkan kembali konsep .dasar sa ins yang lama telah ditinggalkan. Dengan menjadikan konsep dasar sains sebagai alat menggali potensi bangsa yang masih terpendam dan dibarengi dengan karya nyata, bangsa ini akan disegani dan dihormati oleh bangsa lain.

Keywords


sains dasar, kemajuan teknologi, produk teknologi

Full Text:

PDF

References


Abdullah Muhammad, Abdul Mu'thy, Quantum Parenting, Cara Cerdas Mengoptimalkan Daya Inovasi dan Kreativitas Buah Hati Anda, Surakarta: Smart Media, 2010.

Aminah, Andi Nur, Universitas Maritim perlu Didirikan, dalam kolom Didaktika, Harian Republika, Kamis, 27 November 2014.

Candra, Jusra, Cerdas Berbicara, MenakardenganHati, Menebar dengan Empati, Jakarta: Kompas Gramedia, 2010.

Churchill, Richad, Percobaan Sains Menakjubkan dengan Bahan Sehari-Hari, Bandung: Angkasa Bandung, 2009.

Darmawan, Deni, Inovasi Pendidikan, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2012.

Dyah Ratna Meta Novia, Pemerataan Guru Terkendala Otoda, dalam Kolom Didaktika, Harian Republika, Kamis, 23 Oktober 2014.

Freire, Paulo, Pendidikan Sebagai Proses, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2008.

Hawingnyo, Penguasaan Bahasa Asing Mahasiswa Sulawesi Lemah, dalam kolom Didaktika Harian Republika, Kamis, 13 Desember 2014.

Ihsan, Fuad, Dasar-Dasar Kependidikan, Jakarta: Rineka Cipta, 2011, H,A,R Tilar, Sosok Guru Haruslah Seorang Nasionalis Sejati, dalam Majalah Suara Guru, Mei-Juni 2014.

John P,J, Pinel, Biopsikologi, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2012.

Julia Maria van Tiel, Anakku terlambat Bicara, Jakarta: Prenada, 2011.

Kyriacou, Chris, Effective Teaching, Theory and Practice, Bandung: Nusa Media, 2011.

Masruri, 2011, Negative Learning, Solo: Era Adi Citra Intermedia, Muhammad Harfil, Kemendikbud Apresiasi Pemerintah Australia, dalam kolom Didaktika Harian Republika, Kamis, 18 September 2014.

Mulyasana, Dedi, Pendidikan Bermutu dan Berdaya Saing, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2012.

Murdaningsih, Dwi, Memotong Penyakit Lewat Pendidikan, dalam Kolom Didaktika Republika, Kamis, 18 September 2014.

Nasar, dkk, Pendidikan Karakter, Jakarta: Kompas Gramedia, 2010.

Richarrd I, Arends, Learning to Teach Belajar untuk Mengajar, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2008.

Ruslan, Heri, Pemerintah harus Pastikan Pemerataan Mutu Pendidikan, dalam Kolom Didaktika, Harian Republika, Kamis, 4 September 2014.

Rustini, Heny, Kurikulum 2013 Jembatan Emas Menuju Perubahan, Suara Guru, Januari 2014.

Sapriya, Pendidikan IPS, Konsep dan Pembelajaran, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2012.

Supriadi, Dedi, Membangun Bangsa Melalui Pendidikan, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2005.

William, F, O'neil, Ideologi-Ideologi Pendidikan, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2008.




DOI: https://doi.org/10.14421/al-bidayah.v6i2.150

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


License URL: https://jurnal.albidayah.id/index.php/home/index

ISSN: 2549-3388 

Creative Commons License

This work for Jurnal Al Bidayah is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License