Rancangan Pembelajaran Tematik Terpadu Matematika dan Mata Pelajaran lain Di SD/MI Kelas 1 Berdasar Konsep Islam Sebagai Agama Hijau

Luluk Mauluah

Abstract


Agama Islam disebut agama hijau karena sangat mempunyai perhatian tinggi terhadap kelestarian lingkungan. Dalam Alqur’an banyak ayat tentang pemeliharaan lingkungan yang disebut ayat hijau. Penamaan surah dalam Alqur’an: Al-Baqarah, An-Naml,  An-Nahl,  Al-Ankabut  menggunakan  nama-nama  binatang.  Kemudian hadits-hadits pun banyak yang merekomendasikan umat manusia untuk menjaga alam, menjaga lingkungan baik tanaman, maupun hewan. Hadits tersebut dapat disebut dengan hadits hijau. Konsep Islam sebagai agama hijau dapat digunakan dalam integrasi pembelajaran tematik terpadu. Pada tulisan ini integrasi dirancang untuk kelas 1 tema 7: Benda, Hewan dan Tanaman di Sekitarku. Pada Subtema 2: bacaan “Binatang Peliharaan Beni” dan bacaan “Tempat tinggal Hewan” sangat selaras dengan konsep Islam sebagai agama hijau. Demikian pula untuk subtema 3 dengan bacaan “Merawat Tanaman” sangat cocok dengan konsep Islam sebagai agama hijau. Pembelajaran matematika dengan pembelajaran tematik berdasar konsep Islam agama hijau dapat menggunakan peraga buah-buahan, biji-bijian dan melaksanakan pengukuran panjang pendek menggunakan pohon maupun bagianbagiannya.


Keywords


Islam Sebagai Agama Hijau, Pembelajaran Tematik, Ayat Hijau, Hadits Hijau.

Full Text:

PDF

References


Green Building Council Indonesia, Green Rating Tools untuk Gedung Terbangun Versi 1.0, Jakarta, 2011.

Ibrahim & Suparni, Strategi pembelajaran matematika, Yogyakarta: Fakultas Saintek UIN Sunan Kalijaga, 2008.

Jusoff, Kamaruzaman dan Samah, Abu, Akmar, Siti, “Environmental Sustainability: What Islam Propagates”; World Applied Sciences Journal 12 (Special Issue on Creating a Knowledge Based Society), 2011.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Tematik Terpadu Kurikulum 2013.Untuk SD/MI Kelas IV, (Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan), 2013.

Kennedy, L. M, Tipps, S, & Johnson, A, Guiding children’s learning of mathematics, Belmont: Thomson Wadsworth, 2008.

Marsigit, “Pembudayaan matematika di sekolah untuk mencapai keunggulan bangsa,” (Yogyakarta: Makalah Seminar Nasional Pembelajaran Matematika Sekolah (FMIPA UNY), 2009.

Matin, Abdul, Ibrahim Green Deen, terjemahan, Jakarta: Penerbit Serambi Ilmu Semesta, 2010.

Muhsetyo, Gatot, Pembelajaran Matematika SD, Jakarta: Universitas Terbuka, 2009.

Office of Sustainable Development Bureau for Africa, Lessons From SchoolBased Environmental Education Programs in Three African Countries, (Mfuwe, Zambia), 2000.

Prihatmiko, Agung, “Akuntasi Hijau: Penelaahan atas Akuntansi Biaya Lingkungan”, Jakarta: Skripsi STAN, 1994.

Putri, Ananda, Aksi hijau memikat dari para pegiat lingkungan; SWA, Green Business Great Profit, 2016.

Rami Killawi, Sustainable Development in Islamic Perspective(Dubai), 2014.

Reys, R, E, Suydam, M, N, Lindquist, M, M, et al, Helping Children Learn Mathematics, Fifth edition, Boston: Allyn and Bacon, 1998.

Setyosari, Punaji, Metode Penelitian Pendidikan Dan Pengembangan, Malang: Kencan Purnama Media Group, 2010.

Sonya Sinyanyuri dan Lubna Assagaf, Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013, Buku Siswa SD/MI Kelas 1, Jakarta: Kemendikbud, 2016.

Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, Bandung: Aflabeta, 2009.

Sugiyono, Statistika untuk Penelitian, Bandung: Alfabeta, 2008.

Suharso, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Semarang: CV Widya Karya, 2010.

Surma, P, John dan Vondra, A, Albert A, Accounting for Environmental Cost, a Hazardous Subject, Journal of Accountancy, 1992.

SWA, Green Business Great Profit (Jakarta), 2016.




DOI: https://doi.org/10.14421/al-bidayah.v9i1.117

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


License URL: https://jurnal.albidayah.id/index.php/home/index

ISSN: 2549-3388 

Creative Commons License

This work for Jurnal Al Bidayah is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License